Beranda / Berita / Limbah Kol Si Pengganti Formalin

Limbah Kol Si Pengganti Formalin

Limbah Kol Si Pengganti Formalin

Sabtu, 2 mei 2015 mahasiswa FMIPA Universitas Syiah Kuala melakukan sosialisasi di gampong Layeun, kecamatan lhok seudu, kabupaten Aceh Besar. Tim tersebut terdiri dari dua program studi yang berbeda yaitu Biologi dan Kimia. Berikut nama dari anggota tim.

Program Studi Kimia

  1. Muhammad Ihsan (Kimia 2012)
  2. Mukhsin Alatas (Kimia 2012)

Program Studi Biologi

  1. Miftahul Jannah brs (Biologi 2012)
  2. M. Ridho Al-kautsar (Biologi 2013)
  3. Irla Hanum (Biologi 2013)


Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan suatu alternatif terbaru pengganti formalin dalam mengawetkan ikan yaitu likol (limbah kol) yang telah mengalami proses fermentasi selama 12-24 jam pada suhu ruangan.

Pengawet dari limbah kol ini mampu mengawetkan ikan selama 12 jam setelah mengalami perendaman selama 1 jam. Asam laktat yang ada pada limbah kol dapat mematikan mikroba pembusuk yang ada pada tubuh ikan sehingga ikan menjadi lebih segar dan tahan lama. Limbah kol ini dapat diaplikasikan pada ikan segar maupun pada ikan yang akan diolah menjadi ikan asin. Kegiatan ini dapat terealisasikan dengan baik dikarenakan adanya kerjasama antara tim ACTIN dengan tokoh masyarakat gampong Layeun. Geuchik gampong Layeun begitu terbuka dalam menerima kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa FMIPA Universitas Syiah Kuala tersebut. Begitupun dengan semangat warga gampong Layeun yang begitu besar dalam membantu menyukseskan kegiatan ini.

Dana kegiatan ini bersumber dari dana hibah PKM-M (Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Pengabdian Masyarakat) oleh Dikti. Kegiatan ini bernama ACTIN “action and solution to be a smart fisherman”.

Alasan kami memilih gampong Layeun sebagai objek sosialisasi adalah karena profesi penduduk gampong Layeun yang didominasi oleh nelayan dan gampong Layeun merupakan desa penghasil ikan terbanyak di aceh besar, selain itu gampong Layeun juga memiliki pemandangan yang indah dan mampu menarik wisatawan asing datang. Tujuan kami melakukan sosialisasi ini adalah agar gampong Layeun dapat menjadi desa percontohan dengan produk ikan yang bebas dari formalin”

Miftahul Jannah (ketua tim ACTIN)

Kegiatan sosialisasi ini selain bertujuan untuk memberitahukan masyarakat mengenai bahaya penggunaan formalin bagi tubuh, juga diikuti oleh kegiatan demonstrasi tata cara pembuatan limbah kol yang diperagakan oleh tim ACTIN sendiri dihadapan warga gampong Layeun.

kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami khususnya yang berprofesi sebagai nelayan, saya mewakili seluruh warga gampong Layeun mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh mahasiswa yang telah bersusah payah mempersiapkan acara ini dari jauh-jauh hari. Semoga ilmu yang kalian bagikan dapat bermanfaat bagi setiap warga gampong Layeun

Burhanuddin (Geuchik Desa Layeun)

(adm)